JAYAPURA — Sebagai langkah nyata dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Papua menggelar aksi simpatik berupa pembagian brosur informasi perpajakan di pintu masuk Masjid Raya Baiturrahim, Kota Jayapura, tepat seusai pelaksanaan Sholat Jumat. Kegiatan ini dilaksanakan guna memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat mengenai program keringanan pajak berupa pembebasan denda serta diskon pajak kendaraan bermotor hingga 10%.
Aksi jemput bola yang dilakukan oleh jajaran petugas Bapenda Papua ini langsung menarik perhatian para jemaah. Antusiasme terlihat jelas dari sambutan hangat warga yang keluar dari area masjid dan dengan senang hati menerima brosur informasi tersebut. Melalui pendekatan humanis ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa pesan mengenai insentif pajak daerah dapat diterima secara langsung, cepat, dan transparan oleh para wajib pajak.
Dalam keterangannya, perwakilan Bapenda Provinsi Papua menyampaikan bahwa kebijakan keringanan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran hukum dalam berkendara.
“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui program pembebasan denda dan diskon pajak hingga 10% ini, kami berharap para pemilik kendaraan dapat memanfaatkannya dengan baik untuk melunasi kewajiban perpajakan kendaraannya tanpa terbebani denda,” ujar petugas di lokasi kegiatan.
Brosur yang dibagikan merinci berbagai kemudahan yang ditawarkan, mulai dari penghapusan sanksi administratif hingga potongan diskon khusus bagi wajib pajak yang taat. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya mendongkrak tingkat kepatuhan masyarakat, tetapi juga berdampak positif pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hasilnya akan kembali dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan fasilitas publik di Papua.
Pemerintah Provinsi Papua mengimbau seluruh masyarakat pemilik kendaraan bermotor untuk segera memanfaatkan momentum ini dengan mengunjungi kantor Samsat terdekat atau loket pembayaran resmi sebelum masa berlaku program berakhir. Mari jadikan kesempatan ini sebagai langkah bersama untuk membangun Papua yang lebih mandiri dan maju.





Tinggalkan Balasan